Legenda Ritual Batu Siungkap-ungkapon

Situs sejarah Batak yang berada di Huta Bakara persis disamping kompleks istana Raja Sisingamangaraja yang dipercaya sebagai petunjuk kepada rakyat khususnya bagi para petani adalah Batu Siungkap-ungkapon. Keberadaan Batu di lokasi saat ini tidak begitu dirawat terlihat rerumputan tumbuh tinggi disekitar situs bersejarah ini. Kalau dilihat sepintas tidak ada yang unik dan menonjol jika kita hendak menuju kompleks istana Sisingamangaraja di huta Bakara ini. Namun ada sejarah yang berharga ternyata, seperti apa legendanya?

Konon Batu Siungkap-ungkapon ini adalah Batu yang bertuah yang memiliki kekuatan spiritual kala itu. Dahulu kala pekerjaan masyarakat mayoritas adalah bertani padi, dimana masyarakat sangat percaya jika hasil tanaman padi subur dan panen melimpah adalah tanah yang mereka garap di berkati oleh Oppu Mula Jadi Na Bolon (Tuhan). Disinilah pemimpin bangsa Batak saat itu oleh Raja Sisingamangaraja melakukan ritual adat kepercayaan saat hendak menanam serta saat panen pagi.

Untuk petunjuk apakah masyarakat sudah dapat memulai memulai kegiatan bercocok tanam di tempat inilah-Batu Siungkap-ungkapon berawal. Ritual adat di mulai dengan upacara adat yang dilaksanakan 7 hari 7 malam yang dipimpin oleh penatua adat. Dalam ritual tersebut ada persembahan dengan menyembelih kuda (sumber lain ada yang menyebut dengan kerbau) di atas Batuu Siungkap-ungkapon ini. Darah hewan yang disembeli ini menetes di atas Batu Siungkap-ungkapon mengalir sampai ke Barus.

Inilah tanda bagi Raja Uti, dimana Raja Uti akan memohon dan memanjatkan doa kepada Oppu Mula Jadi Na Bolon (Tuhan) agar tanah, air di berkati. Setelah beberapa hari setelah upacara dilakukan muncullah semut merah atau semut bertelur putih dari Batu Siungkap-ungkapon. Jika hanya semut merah saja keluar dari Batu Siungkap-ungkapon tersebut bertanda sebagaian tanah tidak akan menghasilkan panen yang baik. Jika semut merah bertelur putih bertanda bahwa tanaman tidak akan diserah oleh hama tanaman dan hasil panen melimpah. Petunjuk keluarnya semut merah inilah pemimpin akan mengumumkan kepada masyarakat kapan waktu yang tepat untuk bercocok tanam. Petunjuk keluarnya semut merah inilah pemimpin akan mengumumkan kepada masyarakat kapan waktu yang tepat untuk bercocok tanam.

Batu Siungkap-ungkapon dahulu kala juga dipakai untuk berperang dimana sangat tinggi kepercayaan bahwa batu itu bisa menghancurkan kekuatan lawan secara magis.

Catatan:
* Batu yang berada didalam lingkaran berdiameter sekitar 100 cm ini adalah bukan batu yang sebenarnya. Batu yang dapat kita lihat jika anda berkunjung ke lokasi situ batu bersejarah ini adalah sebagai simbol. Dimana menurut penuturan sumber yang kami dapatkan bahwa batu asli terkubur dalam dibawah tanah persis diatas batu kecil yang dijadikan simbol.

* Artikel diatas disusun dan dikembangkan dari narasumber (Bapak Sinambela) tinggal dan merawat kompleks Istana Raja Sisingamangaraja yang juga keturunan dari Raja Sisingamangaraja di Huta Bakara – oleh team Gobatak.com

Sumber : http://www.gobatak.com/legenda-ritual-batu-siungkap-ungkapon/

on